Tuesday, June 2, 2020

konsep dasar subnetting


RESUME
Konsep dasar subnetting jaringan
Subnetting ip class C
Subnetting adalah teknik memecah network menjadi beberapa subnetwork yang lebih kecil. Atau lebih spesifik lagi subnetting adalah proses memecah suatu jaringan ip menjadi jaringan yang lebih kecil disebut dengan subnet.
Contoh subnetting : jika sebuah klien membutuhkan sebuah jalur utama tetapi macet karena terlalu banyak orang yang mengakses jalan utama sehingga dibuatlah subnetting agar terpecahnya jaringa dan membuat lebih mudah untuk dilalui.
Contoh ip dengan cidr 24 :
IP : 192.168.254.1.1/24 : maksud dari 1/24 ini adalah angka 24 merupakan angka prefix atau cidr nya. Cidr adalah indicator dari subnet mask
Contoh ip dengan cidr 24 : NET MASK
255.255.255.0 = 255/8.255/8.255/8.0
Dengan biner 11111111=255
Berarti cidr dari nilai 24 adalah 8
Bagaimana jika cidr 26?
Net mask custom class c dengan contoh ip 192.168.1.1/26
Berarti 11111111=255
Berarti jika 11111111.11111111.11111111.11=26
Untuk mengetahui subnet mask dari 11 memerlukkan table konversi agar dpt mengetahui subnet masknya
128
64
32
16
8
4
2
1

1
1
0
0
0
0
0
0


Kita hanya mengambil angka yang memiliki 11 pada table layer ke 2. Dan kita tambahkan
128+64 = 192 jadi nilai subnet mask untuk 11 adalah 192
Jadi kesimpulan nya dengan adanya sebuah subnetting jadi sebuah jalur tidak akan macet dan tidak akan memperhambat sebuah kerjanya pengiriman data terimakasi.

No comments:

Post a Comment