RESUME
Konsep dasar subnetting jaringan
Subnetting ip class C
Subnetting adalah teknik memecah network menjadi
beberapa subnetwork yang lebih kecil. Atau lebih spesifik lagi subnetting
adalah proses memecah suatu jaringan ip menjadi jaringan yang lebih kecil
disebut dengan subnet.
Contoh subnetting : jika sebuah klien membutuhkan
sebuah jalur utama tetapi macet karena terlalu banyak orang yang mengakses
jalan utama sehingga dibuatlah subnetting agar terpecahnya jaringa dan membuat
lebih mudah untuk dilalui.
Contoh ip dengan cidr 24 :
IP : 192.168.254.1.1/24 : maksud dari 1/24 ini
adalah angka 24 merupakan angka prefix atau cidr nya. Cidr adalah indicator dari
subnet mask
Contoh ip dengan cidr 24 : NET MASK
255.255.255.0 = 255/8.255/8.255/8.0
Dengan biner 11111111=255
Berarti cidr dari nilai 24 adalah 8
Bagaimana jika cidr 26?
Net mask custom class c dengan contoh ip
192.168.1.1/26
Berarti 11111111=255
Berarti jika 11111111.11111111.11111111.11=26
Untuk mengetahui subnet mask dari 11 memerlukkan
table konversi agar dpt mengetahui subnet masknya
|
128
|
64
|
32
|
16
|
8
|
4
|
2
|
1
|
|
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
Kita hanya mengambil angka yang memiliki 11 pada
table layer ke 2. Dan kita tambahkan
128+64 = 192 jadi nilai subnet mask untuk 11 adalah
192
Jadi kesimpulan nya dengan adanya sebuah subnetting
jadi sebuah jalur tidak akan macet dan tidak akan memperhambat sebuah kerjanya
pengiriman data terimakasi.
No comments:
Post a Comment